Dakwah Lewat Dunia Maya

Sep 14th, 2011 | By | Category: berita, wawancara

Sudah tiga tahun belakang ini, salah seorang pengajar di Pesantren Ath Thohiriyyah, Muhammad Sa’dullah (31) menggencarkan promosi dunia pesantren Purwokerto melalui dunia maya. Keinginannya sederhana, mewarnai dunia maya dengan pesantren melalui dakwah.


Pemikiran tersebut pun juga dilandasi kenyataan belum adanya pesantren di Banyumas yang aktif dalam jejaring maya. Padahal, arus informasi dalam dunia itu menjadi sangat penting dalam era digital seperti saat ini.

Dari pemikiran sederhana itulah pria yang akrab disapa Gus Sa’dun itu kemudian berjibaku menggencarkan pesan dari pesantren lewat internet. “Keinginan tersebut memang sedang kami rintis saat ini. Dimulai dengan membuat blog sendiri yang berisi promosi serta dakwah untuk memperbaiki citra pesantren yang selama ini selalu diidentikkan sebagai sarang teroris,” ujar pria kelahiran 4 September 1980 itu.

Tak Sia-sia
Berbagai pengalaman yang didapat sebelum hijrah ke Purwokerto pada tahun 2007 pun kembali dikenangnya sebagai modal untuk merambah dunia maya. Usaha tersebut pun tidak sia-sia ketika di tahun 2008, bersama beberapa santri mencoba membuat web sederhana.

“Meski sederhana dan masih kurang menarik, tetapi kami berusaha mencoba untuk membuatnya agar dikenal orang. Karena saya berpikir, kalau kita tidak pernah memulai sesuatu tidak akan punya karya besar. Dari pemahaman itulah kami berusaha untuk selalu mengembangkan blog pesantren yang kami buat, “jelas pria yang menikahi Rifqoh S. Hi di bulan April 2007.

Seiring berjalan waktu dan perkembangan kebutuhan, dia pun mulai memberdayakan santri untuk menulis dalam blog.
Diakuinya, kebutuhan tersebut didasarkan untuk tujuan promosi dan dakwah yang selama ini menjadi misi pesantren dalam membentengi moral masyarakat.

“Selain itu, kami juga berusaha memotivasi pesantren lain untuk bisa menjalin silaturrahmi antarpesantren yang ada di Banyumas melalui dunia maya. Langkah ini sebenarnya juga sangat membantu untuk mewarnai dunia maya yang selama ini identik dengan hal negatif,” papar ayah dua anak ini.

Dia berharap, dalam pengembangan blog pesantren di dunia maya pun bisa menggali potensi santri dalam menulis di medianya sendiri. Dengan begitu pesan yang disampaikan dari dalam pesantren akan diterima masyarakat secara luas.

“Kami berharap dalam setengah tahun ini bisa memantapkan isi blog, sehingga nantinya akan memotivasi pesantren lainnya untuk menggencarkan dakwah,” tuturnya. (Chandra Iswinarno-17)

Kata Kunci artikel ini:

pesantren digital (7)dunia maya (4)tarekat syadziliah (4)pesantren maya (3)dakwah melalui internet (3)dakwah dunia maya (2)jalan k s tubun purwokerto (2)relevansi kitab kuning (2)dakwah melalui dunia maya (2)pesantrendigital (1)
Tags: , , , ,

4 comments
Leave a comment »

  1. Salam kenal, Gus Sa’dun;
    cita-citanya sangat mulia, semoga selalu diberi kemudahan oleh-Nya. amin.

  2. Wa’alaikussalam Warah Wabarakah.
    Terimakasih atas dukungan doa baiknya.
    Panjenengan sebagai khadimul ummah semoga diberi kemudahan-kemudahan dalam setiap langkahnya. Amin.

  3. setuju sekali, sudah saatnya Pondok Pesantren meluaskan dakwahnya lewat berbagai media yang ada
    Salam ukhwah dari PP. Al-Hikmah 2 Brebes

  4. Salam dari kami keluarga besar pondok pesantren nurul ilmi darunnajah 14.
    Sekolah smk multimedia.
    http://www.nurul-ilmi.com

Leave Comment