Daily Archives: November 8, 2018

Santri Ath-Thohiriyyah Juara 3 Tartil Qur’an Pelajar Tingkat Kabupaten Banyumas

Pada ajang  STQ yang ke XXV tingkat kabupaten Banyumas yang jatuh pada hari selasa, 6 November 2018, salah satu santri Ath-Thohiriyyah menorehkan prestasi yang cukup membanggakan. Adalah Saefulllah  yang berhasil menyabet juara 3 Tartil Qur’an Pelajar tingkat kabupaten Banyumas. Saefullah mewakili sekolahnya, yaitu SMK Al-Kautsar Purwokerto.

Pemuda yang berasal dari Jambi ini memang gemar dengan dunia tarik suara. Setiap hari dirinya konsisten berlatih membaca Al-Qur’an dengan baik dan indah.  Saat ini dia duduk di bangku kelas 3 SMK Al-Kautsar Purwokerto. Dia mengaku bercita-cita menjadi qori’ internasional. Sebelum ini, dia juga pernah ikut lomba serupa dan dapat juara 3.

Pemuda yang lahir di tanggal 11 Januari 1998 memiliki serangkaian kegiatan seperti mengajar TPQ, berlatih teknik membaca Qur’an yang indah, serta tercatat sebagai santri tahfidz di pondok pesantren Ath-Thohiriyyah. Selain itu, dia juga memiliki bakat mencukur rambut teman-teman sepondok. Banyak teman-teman di pondok yang kerap meminta tolong untuk dipotong rambutnya. Ketika diminta oleh teman-temannya mencukur rambut, Saefu dengan senang hati akan memenuhi permintaan teman-temannya. (SA)

 

Incoming search terms:

Share

Santri Madin Ath-Thohiriyyah Juara 1 MHQ Kategori 10 Juz Tingkat Kabupaten Banyumas

Pada ajang  STQ yang ke XXV tingkat kabupaten Banyumas yang jatuh pada hari selasa, 6 November 2018, salah satu santri Madrasah Diniyyah Ath-Thohiriyyah menorehkan prestasi yang sangat membanggakan. Adalah M. Yassir Tama  yang berhasil menyabet juara 1 MHQ kategori 10 juz tingkat kabupaten Banyumas.

Bertempat di pendopo  alun-alun Purwokerto, peserta lomba berasal dari berbagai kecamatan yang ada di kabupaten Banyumas. M. Yasir mewakili kecamatan Kedungbanteng, karena sekolah di MA Al-Ikhsan Beji.

Juri pada lomba MHQ tersebut adalah Bapak Singgih M, Ibu Noor Aini, dan Gus Sa’dullah. M. Yasir Tamam berhasil membukukan nilai yang cukup tinggi dengan selisih yang cukup banyak dengan peraih juara 2 dan 3. M. Yasir membukukan nilai 96, mengungguli peraih juara 2 (88) dan 3 (69).

Selain sekolah di MA Al-Ikhsan Beji, M. Yasir Tamam juga tercatat sebagai santri Madrasah Diniyyah Ath-Thohiriyyah kelas 2B. Dia juga masih keponakan dari pengasuh pondok pesantren Ath-Thohiriyyah. Ayahnya, Kyai Imam Mujahid juga termasuk salah satu penasihat dan ustadz di Madrasah Diniiyah Ath-Thohiriyyah sekaligus pengasuh pondok pesantren Al-Falah Bobosan.(SA)

Incoming search terms:

Share

Ning Mila Juara 3 MHQ Kategori 20 Juz Tingkat Kabupaten Banyumas

Pada ajang  STQ yang ke XXV tingkat kabupaten Banyumas yang jatuh pada hari selasa, 6 November 2018, salah satu putri pengasuh Pondok Pesantren Ath-Thoriyyah berhasil menorehkan prestasi yang cukup membanggakan. Adalah Ning Mila  yang berhasil menyabet juara 3 MHQ kategori 20 juz.

Bertempat di pendopo  alun-alun Purwokerto, peserta lomba berasal dari berbagai kecamatan yang ada di kabupaten Banyumas. Ning Mila mewakili kecamatan Kedungbanteng, karena pondok pesantren Ath-Thohiriyyah berada di kecamatan Kedungbanteng.

Juri pada lomba MHQ tersebut adalah Bapak Singgih M, Ibu Noor Aini, dan Gus Sa’dullah. Ning Mila berhasil membukukan nilai 67, masih kalah dari juara 1 (nilai 86), dan juara 2 (76).

Milatul Asna, nama lengkap dari Ning Mila ini sebenarnya baru pertama kali ini ikut MHQ pada ajang STQ yang ke XXV tingkat kabupaten Banyumas. Karena baru pertama kali ikut, tentunya Ning Mila perlu beradaptasi terlebih dahulu. Mendapat juara 3 sudah cukup bagus bagi gadis yang baru duduk di bangku kuliah semester 1. Pasalnya, peserta lomba MHQ kategori 20 juz usianya rata-rata di atas Ning Milla.

Setelah nyantri di Pondok Pesatren Sirojut Tholibin, Brabo, Grobogan, Gadis yang lahir pada tanggal 5 September 1999 ini kembali ke “ndalem” sambil meneruskan kuliah di IAIN Purwokerto Prodi Pendidikan Bahasa Arab.

Share

Santri Ath-Thohiriyyah Putra Juara 3 MHQ Kategori 20 Juz Tingkat Kabupaten Banyumas

Pada ajang  STQ yang ke XXV tingkat kabupaten Banyumas yang jatuh pada hari selasa, 6 November 2018, santri Ath-Thohiriyyah berhasil menorehkan prestasi yang sangat membanggakan. Adalah Ahmad Syaefi  yang berhasil menyabet juara 3 MHQ kategori 20 juz.

Bertempat di pendopo  alun-alun Purwokerto, peserta lomba berasal dari berbagai kecamatan yang ada di kabupaten Banyumas. Ahmad Syaefi mewakili kecamatan Kedungbanteng, karena pondok pesantren Ath-Thohiriyyah berada di kecamatan Kedungbanteng.

Juri pada lomba MHQ tersebut adalah Bapak Singgih M, Ibu Noor Aini, dan Gus Sa’dullah. Ahmad Syaefi berhasil membukukan nilai 70, masih kalah dari juara 1 (nilai 88), dan juara 2 (70). Jumlah nilai Ahmad Syaefisebenarnya sama dengan peraih juara 2, hanya saja dewan juri memutuskan Ahmad Syaefi yang mendapat juara 3 setelah mempertimbangkan banyak hal.

Pemuda  yang berasal dari Kuripan Cilacap ini memang sudah terbiasa mengikuti MHQ baik mewakili kampus, pesantren, maupun secara pribadi.  Selain sudah sering mengikuti MHQ, Ahmad Syaefi juga salah satu santri yang mendapat keistimewaan dari pengasuh, Abuya Thoha Alawy Al-Hafidz sebagai “badal” (pengganti).

Apa yang diraih oleh Atiq semakin mentahbiskan bahwa Ath-Thohiriyyah memang pondok pesantren tahfidzul Qur’an yang cukup sukses dalam melahirkan hafidz dan hafidzoh. Alumni yang sudah hafal Al-Qur’an tersebsar di seluruh penjuru nusantara. (SA)

Incoming search terms:

Share