HARLAH KE-27 PP. ATH-THOHIRIYYAH: SANTRI MILENIAL MERAIH MIMPI

Harlah PP. Ath-Thohiriyyah ke-27 : Santri Milenial Meraih Mimpi

Santri pondok pesantren milenial
Abuya Thoha dan Ibu Nyai Tasdiqoh ketika prosesi pemotongan tumpeng di aula pondok pesantren

Hari kebahagiaan yang selalu dinantikan oleh keluarga besar PP.Ath-Thohiriyyah yaitu diperingatinya hari jadi Etho. Pada tanggal 22 Desember 2019 senyum kebahagiaan merekah di wajah santri putra dan santri putri yang sangat antusias dalam menyambut harlah Etho 27 dengan diadakannya perayaan dan syukuran yang dilaksanakan di aula PP.Ath-thohiriyyah pada pukul 20.00- selesai. Acara ini mengusung sebuah tema “ SAMIMERAPI ( Santri Milenial Meraih Mimpi)”.

Rangkaian demi rangkaian acara dimeriahkan oleh semua santri Ath-Thohiriyyah. Di mulai dari rangkaian perlombaan baik lomba Intern maupun Lomba ekstern antar pondok putra dan pondok putri. Lomba intern putri berupa lomba alien balapan dan lomba sepak ikat.

Sedangkan lomba intern putra meliputi lomba futsal. Perlombaan tersebut telah jauh di laksanakan sebelum hari H, tepatnya pada tanggal 15 Desember 2019. Lomba ekstern merupakan perlombaan antar santri putra dan santri putri. Diantaranya ada lomba foto quotes, lomba video ucapan harlah, dan lomba kalam hikmah.

Semua perlombaan ini diadakan sebagai pembelajaran bagi seluruh santri, karena pada zaman milenial ini kita sebagai santri tidak boleh ketinggalan zaman apalagi kita dituntut untuk unjuk gigi bahwa pada era saat ini dakwah melalui media sosial merupakan salah satu lahan yang sangat efektif guna menyebarkan agama islam.

-Malam Puncak- Bertepat dengan Hari Ibu, Ath-thohiriyyah memeriahkan harlah 27 dengan mengadakan syukuran bersama seluruh santri di aula pondok. Dihadiri pula alumni beserta masyarakat sekitar. Acara ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan pentas seni dari para santri. Penampilan-penampilan tersebut meliputi hadroh, pencak silat, tari saman, paduan suara, dan jamming darbuka.

Acara formal diisi dengan pemaparan tentang peran santri milleneal dalam pengguanaan teknologi oleh Gus Suprisdiantoko dan pemotongan tumpeng serta Mauidzah Hasanah oleh Abuya Thoha Alawi Al-Hafidz selaku pengasuh pondok pesantren At-Thohiriyyah.

Gus koko (Suprisdiantoko) menuturkan pentingnya keorisinilan karya dalam dunia maya, mulai dari kata, gambar, backsong harus original dan tidak melanggar hak cipta, dan cara seperti itu merupakan rasa terimakasih yang paling sederhana dalam menghargai karya.

Acara puncak peringatan harlah etho yang ke 27 ini dihadiri pula oleh beberapa domisioner lurah dan alumni. “Memperbarui niat dalam menuntut ilmu, adalah hal yang sangat penting, agar kita dapat memperoleh ridho dan kemanfaatan” begitulah kurang lebih dawuh abuya.

Setelah memberikan mauidzah hasanah, abuya thoha dan ibu nyai tasdiqoh melakukan prosesi pemotongan tumpeng yang diberikan secara estafet kepada lurah masa bakti 2017-2019 dan lurah masa bakti 2019-2021. Setalah itu ditutup dengan video ucapan selamat dari beberapa mahasiswa iain purwokerto dan pembagian hadiah pemenang lomba baik lomba intern ataupun lomba ekstern.

“Semoga ath-thohiriyyah menjadi pondok yang berkah barakah merintis lebih maju lagi.” tutur Titis Melindasari selaku ketua panitia harlah 27.

Mabruk alfa mabruk untuk PP.Ath-Thohiriyyah tercinta. Harapan untuk kedepannya semoga menjadi pondok lebih maju lagi dan terus menciptakkan generasi milenial yang qur’ani.

-Ath-thohiriyyah –
-22 Desember 2019 –

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.