PURWOKERTO – Pada momen Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Pondok Pesantren Ath-Thohiriyyah menggelar upacara di halaman pondok pesantren yang diikuti oleh seluruh santri dan warga sekitar. Upacara dimulai pukul 08.00 WIB dengan rangkaian acara meliputi pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Proklamasi, mengheningkan cipta, menyanyikan lagu wajib nasional dan Mars Hubbul Wathon, dan diakhiri dengan amanat pembina upacara.
Dalam amanatnya, Gus Muhammad Sa’dulloh menegaskan pentingnya meneladani semangat juang para pahlawan, yaitu dengan mengisi kemerdekaan melalui prestasi, kedisiplinan, dan akhlak mulia. Ada beberapa poin penting yang dapat kita ambil dari amanat beliau, yakni kebebasan menuntut ilmu (hurriyyatul ‘ilmi wat-ta‘allum) dan kebebasan berkarya (hurriyyatul ‘amal). Hal tersebut sangat relevan bagi para santri, karena berkat perjuangan para pahlawan dan ulama nusantara kita dapat memiliki kebebasan menuntut ilmu dan kebebasan berkarya, yang merupakan nikmat dan anugerah yang harus disyukuri. Beliau juga menyampaikan bahwa sebagai santri harus mengikuti teladan-teladan baik dari ulama nusantara, seperti keteladanan Hadrotussyaikh KH. Hasyim Asy ‘ari.
Peringatan HUT ke-81 RI di Pondok Pesantren Ath-Thohiriyyah tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan, tetapi juga sarana pendidikan karakter, kedisiplinan, dan cinta tanah air. Melalui momentum ini, diharapkan nilai-nilai perjuangan dan persatuan terus tertanam dalam kehidupan sehari-hari para santri.
Penulis: Fadilatul Laeli
Editor: Ning Fatmah,S. Th. I., M.Pd
