Program BTA merupakan program khusus bagi para santri baru, khususnya Mahasiswa baru untuk menunjang pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an. Program ini dipelopori oleh program UIN Saizu Purwokerto, dimana dalam program tersebut menyatakan, bahwasanya “mahasiswa/i UIN Saizu Purwokerto wajib lulus BTA dan wajib mondok minimal satu tahun”. Dengan adanya stigma kewajiban tersebut, maka para santri baru khususnya mahasiswa baru di Ath-Thohiriyyah diberi bekal khusus untuk mempelajari ilmu BTA dan juga ilmu tambahan lain, seperti ilmu dasar fiqh, akidah akhlak, tauhid, dan lain sebagainya. Program BTA ini di hadle langsung oleh para Gawagis dan Nawaning Pondok Ath-Thohiriyah, oleh karenanya tidak jarang para santri mudah lulus ketika ada Ujian BTA di kampus.
Similar Posts
Turut Memeriahkan HUT RI ke-73, PP. Ath-Thohiriyyah Menyelenggarakan Lomba Balap Karung
ByadminMenjelang peringatan HUT RI ke-73 pada tanggal 17 Agustus 2019, Pondok Pesantren Ath-Thohiriyyah menyelenggarakan serangkaian lomba. Pada hari minggu,…
PCNU Banyumas, Matangpuluh Dino Wafat Gus Dur
ByadminBanyumas Pesantren– PCNU Banyumas, Matangpuluh Dino Wafat Gus Dur. Malam itu (09/2/2010), Pendopo Si Panji Banyumas kelihatan ramai tidak seperti…
Beda Sunnah, Sunni dan Bid’ah.
ByadminPengertian Sunnah, Sunni, dan Bid’ah. menurut Abu Baqo’, Sunnah secara bahasa adalah “cara/jalan” walaupun hal yang tidak diridhoi sekalipun. Sedangkan…
Madin Ath-Thohiriyyah Menyelenggarakan UAS Gasal Tahun Ajar 2018-2019
ByadminSalah satu program kerja dari Madrasah Diniyyah Ath-Thohiriyyah adalah menyelenggarakan Ujian Akhir Semester (UAS) untuk mengevaluasi proses pembelajaran santri selama…
Praktek Membungkus Jenazah
ByadminSantri Pesantren Ath-Thohiriyyah Banyumas sedang praktek membungkus jenazah. Hal ini dilakukan atas dasar ingin tahu aplikasi dari pelajaran Fiqh yang…
Perda Madrasah Diniyah Bangkitkan Gairah Pendidikan Agama
ByadminBanyumas Pesantren- Perda Madrasah Diniyah Bangkitkan Gairah Pendidikan AgamaRencana pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Madrasah Diniyah (MD) yang tengah dikaji…
